Tampilkan postingan dengan label coker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coker. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 September 2008

Josh Groban and Chris Evans

When You Say You Love Me


Like the sound of silence calling
I hear your voice and suddenly I’m falling
Lost in a dream
Like the echoes of our souls are meeting
You say those words my heart stops beating
I wonder what it means
What could it be that comes over me
At times I can’t move
At times I can hardly breathe

When you say you love me
The world goes still so still inside and
When you say you love me
For a moment there’s no one else alive

You’re the one I’ve always thought of
I don’t know why but I feel sheltered in your love
You’re where I belong
When you’re with me if I close my eyes
There are times that’s when I feel like I can fly
For a moment in time
Somewhere between the heavens and earth
Froezen in time
Oh when you say those words

When you say you love me
The world goes still so still inside and
When you say you love me
For a moment there’s no one else alive

And this journey that we’re on
How far we’ve come and I celebrate every moment
When you say you love me
That’s all you have to say
I’ll always feel this way

When you say you love me
The world goes still so still inside and
When you say you love me
In a moment I know why I’m alive

When you say you love me
When you say you love me
Do you know how I love you…

Oh, no!!! That song is the deepest song I’ve ever fall in! Josh Grobaaan!!! Love you much!
I’m speechless…there’s nothing more I can say about that song…

Ah, well…on the other note. Ada yang suka Chris Evans? Gue suka amat-sangat-banget-sekali-very much! Ganteng, ya?



Kemarin baru nonton The Nanny Diaries, dan ketemu Chris Evans disitu. Aaaaargh!! Lebih ganteng daripada waktu di Fantastic Four! He got the look! And, di film itu cocok banget sama Scarlett Johanson (bener gini bukan, sih tulisannya?)!

Film apalagi, sih yang ada Chris Evans-nya? Kasih tahu, ya kalo ada yang tahu…

Selasa, 09 September 2008

Guys with Glasses are Hot!!!!

Hari Sabtu kemarin, terakhir gue ngenet (internetan di warnet maksudnya, kalo nggak ngerti), gue blogwalking ke Zee, kenalan baru (ngarep! padahal yang disebut belum tentu mau kenalan). Terus, disana gue baca postingan tentang cowok berkacamata itu keren.

Kayak Dikta, contohnya.


Gue sama Zee kayaknya punya pendapat sama, deh tentang cowok berkacamata. KEREN!!! COOL!!! HOT!!!

Cowok berkacamata itu punya kharisma tersendiri, menurut gue. Mereka terlihat bright, smart, and at the same time they look attractive juga. Gue suka banget ngeliatin cowok berkacamata yang kebetulan lewat, atau ngeliatin temen-temen cowok gue di sekolah yang pake kacamata, kayak Si Beib. Atau ngeliatin adek kelas gue yang namanya Noval. Atau ngeliatin Nimo gue pas SMP dulu, kalau pas pake kacamata gara-gara sakit mata, hehe…

Uuuuhh…they all look so … apa, ya …appealing mungkin.

Dan usut-punya-usut, ini ternyata rasa ketertarikan yang menurun. Soalnya, waktu aku cerita ke ibu, ibu bilang ibu juga suka banget sama cowok berkacamata. Hahaha!!! Anak sama ibu seleranya hampir sama urusan cowok. Cuma beda di warna kulit. Ibu suka yang kuning langsat dan hampir putih, tapi gue prefer yang hitam manis.

Hemm…yang aneh tentang selera gue ini adalah ketika gue ceritain ini di sela-sela rapat OSIS tahun lalu. Dan, bagusnya, gue masih inget banget kejadiannya. Soalnya, nyangkut soal 123 (selalu!).

Gue nanya ke anak-anak cewek “Eh, tipe cowok kalian tuh gimana, sih?”
Mereka jawab dengan jawaban standar. Cakep, baik, putih, setia, pengertian, rapi, klimis, necis, sampai ke tajir.
Terus gue tanya lagi, “Udah?”
Mereka jawab, “Ya, paling gitu kira-kira. Yang bisa ngertiin gimana kita aja, gitu!”
Gue ngomong lagi, “Kalo gue sih suka banget sama cowok yang pakai kacamata.”

Nah, setelah gue bilang gitu, 123 langsung nengok terus berpaling lagi. FYI, dia bukan cowok berkacamata. Matanya sehat-sehat aja, dan kecil (I told ya, he is not my type!! A guy with the-eagle-eyes).

“Soalnya mereka kelihatan charming menurut gue. Kelihatan pinter, gak gaptek, berwibawa, dan berkharisma.” lanjut gue.

Tahu nggak setelah itu apa yang terjadi?

Selang seperempat jam-an, 123 ngomong ke temen gue, Mia, mau pinjem kacamatanya. Dia balik badan, dan makai kacamata Mia. Terus dia nanya ke anak-anak.

“Pantes nggak gue?”

Abis itu nanya ke gue, “Maz, gimana menurut lo?”

Wakakakakakakakak!!!!! Gue pengen banget ketawa di dalam hati. Bukannya karena dia nggak pantes atau apa, tapi kelakuannya itu lho…silly banget! Ngapain juga dia bertingkah kayak gitu? Yah, dia emang masih childish (mungkin karena umurnya emang belum genap 17, kan lebih muda dia 7 bulan sama gue), bisa diliat dari tingkahnya tadi. Ja’imnya nggak ada banget.

Sampe sekarang, kalau gue inget-inget kejadian itu lagi, gue selalu pengen ketawa ngakakakakakak!!!! Hwakakakak!!!

Jumat, 18 April 2008

Tetangga Cakep!!

Aku nggak tahu namanya....

sayangnya...

haha!!

kalau aku lihat dia lagi nyapu depan rumahnya, gila...rajinnya!!

aku suka...ngefans gitchu...

kayaknya pinter...which is my type of a boy...

kalau lagi ngelayani aku beli telor, anaknya keliatan banget kalau gugupan...
mpe akhirnya telornya pecah...

haha...haha...

Danke,
Herzliche Grüβe!

Kamis, 06 Maret 2008

Cesc Fabregas


Aku lagi sukaaaa banget sama cowok ini.

CESC FABREGAS

Francesc ‘Cesc’ Fabregas bergabung bersama Arsenal, Agustus 2003 dari Barcelona dan mencatat sejarah beberapa bulan kemudian. Oktober tahun yang sama, Fabregas tampil pertama kalinya membela The Gunners di Piala Liga melawan Rotherham United saat berumur 16 tahun, 177 hari. Fabregas menjadi pemain termuda sepanjang sejarah yang tampil membela Arsenal.

Di laga keduanya membela Arsenal, Fabregas mencetak sejarah baru. Golnya ke gawang Wolverhampton Wanderers membuatnya sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah The Gunners.
Tak hanya di level klub, Fabregas juga meraih sukses saat membela
timnas Spanyol U-18. Dalam Piala Dunia U-18, Fabregas meraih gelar Player of the Tournament dan memenangkan Golden Boot.
Cedera yang dialami
Patrick Vieira membuat Fabregas mendapat kesempatan untuk menunjukkan talentanya. Fabregas tak menunjukkan rasa takutnya saat Arsenal bertarung melawan Manchester United di Community Shield dan akhirnya menjadi penghuni reguler di skuad utama Arsenal 2004/05.
September 2004, Fabregas menandatangani perpanjangan kontrak dengan Arsenal dan
Arsene Wenger menegaskan kalau Fabregas akan menjadi bagian penting bagi masa depan klub.
Di musim 2005/2006, Fabregas sukses menggantikan peran Vieira yang hengkang ke
Inter Milan. Menjadi Player of the Season dengan 49 penampilan di seluruh kompetisi menjadi bukti nyata sumbangan Fabregas bagi tim. Bahkan penampilannya yang tenang di lini tengah Arsenal membuat tim London Utara ini sukses melewati hadangan Real Madrid dan Juventus di Liga Champions.
Musim 2006/2007 lalu, Fabregas kembali menjadi
motor utama lini tengah Arsenal. Fabregas menjadi salah satu kandidat PFA Player of the Year dan PFA Young Player of the Year. Sayangnya di kedua kategori itu Fabregas harus kalah dari Cristiano Ronaldo


Herzliche Grüβe!
LRSM.Louphe