Jumat, 22 Agustus 2008
gue maluuu...
n something happened...
gue ngelihat 123 boncengin Kucrit pulang...
gue langsung mencelos. dan langsung pengen nangis mendadak di tempat, huhuhu...hiks...hiks...
eh, besoknya, pas kamis, Kucrit minta maaf gitu ke gue...ternyata bukan dia yang salah. dia juga sebel banget karena mesti pulang bareng 123. soalnya da temennya yang nyuruh buat bareng 123 aja gitu. haa...ternyata Kucrit nggak "pengkhianat" seperti yang gue kira.
terus pagi tadi, dia cerita ke gue kalo dia ngomong ke 123 soal itu. DIA NGOMONG!!!! KE 123!! Bayangin gimana malunya gue!!!!! Waaaaaaaaaa!!!!!!
"123, gue nggak enak sama lo!"
"Kenapa, Crit?"
"Pokoknya nggak enak aja."
"Lha iya, kenapa??"
"Mazhi cemburu ma gue, gara-gara kemarin lo boncengin gue pulang!"
WHAAAAATT!!!??? yah, begitulah kira-kira percakapan mereka berdua. lanjut...
"Kata siapa mazhi cemburu ma lo, Crit?"
"Kata Lya, Mazhi curhat ke dia."
Terus, tebak 123 ngomong apa!!!!!???
"Biarin aja. Dia nggak mau bilang sendiri ke gue!"
Haaaaaaa???? Maksudnyaaaaaaaa????? Bingung gue sama itu anak!!!!!! Maksudnya gue disuruh ngomong kalo gue jealous getoh??????
???????????????
Senin, 14 Juli 2008
Menyebalkaaaaaannnn!!!
Hari ini, aku sekolah lagi!!! Setelah liburan menyiksa 2 minggu ini, aku balik lagi ke sekolah! Ketemu temen-temen, guru-guru, dan …… of course, 123. And I met him this morning.
I thought it will be nice to meet him again after this two weeks (but actually, last Friday I met him at school when we were meeting with the teacher about MOS)…but I was wrong. It was soooo sick. Because, he didn’t even greet me at school this morning. He didn’t talk to me, or at least try to.
And you know what?
He wore a green jacket!
Green jacket!!!
Green jacket!!!
GREEN!!!
Which is my favorite colour!!
Why???
Why did he buy the green one???
He came out from nowhere this morning, wearing that green jacket and I was soo suprised by his appearance. But then, I ‘hate’ him! I praised him about his taste of the jacket, but he ignored me! He ignored me and then talked to Mia. Imagine that!
You try to say something good to someone, and then they ignore you at all! That hurt, if you ask me!
Kata Lya, “Dia beli warna ijo karena dia tahu kamu suka banget warna ijo…dan dia pengen jadi sesuatu atau seseorang yang kamu suka juga dengan pakai warna favoritmu!”
Oooh…I wish that’s true! Because, if that’s true that would be the sweetest reason for him to wear that jacket.
Setelah itu, kami mesti ngurusi MOS anak kelas satu karena aku dan 123 sama-sama pengurus OSIS. Hhh…bayangin! Kerjanya bareng, tapi nggak saling nyapa seharian. Apa, sih masalahnya?? Aku tuh salah apa????
SALAH APAAAA???
Segitunya, sih dia tuh sama aku?? Sakit tahu ngelihat dia ngobrol terus bercanda sama anak-anak cewek yang lain, sedangkan kalau sama aku dia dieeeem aja…
Kesel, marah, sebel, bingung…jadi satu, deh!
Yang aneh, meskipun dia nggak mau ngomong, dia tuh ngeliatiiiin terus. Aku bergerak dikit, dilihatin…aku masuk selokan eh…dipelototin! Hehe…nggak, deh bercanda!
Yang jelas, dia itu diem banget hari ini sama aku, beda kalau ke yang lain. Tapi begitu aku ngobrol sama cowok lain, dia tuh kayak ngawasin gitu. Padahal, oh come on…aku tuh ngomongnya sama adik kelas!!!
Halllooo!!
Adik kelas ini!!!!
Meskipun mereka cowok, mereka
Aku ketawa, dia nengok terus ngeliatin lama. Aku ngobrol seru sama anak-anak OSIS lain yang cowok, dia ngeliatin.
Yang lebih aneh, tuh ya dia berusaha deket-deket terus tapi nggak mau ngomong. Ngejejerin, tapi tetep aja diem. Sebel, aku tinggal pergi aja!
FYI, aku sama dia nggak pacaran emang…
Tapi aku fall in love banget sama dia…
Padahal dia sama sekali bukan tipeku. Tipeku itu bukan cowok pengecut yang cuman dieeem aja kalau ketemu. Tipeku itu bukan cowok yang tingginya bahkan lebih pendek dari aku. Tipeku itu bukan cowok berkulit putih dan imut-imut kayak dia gitu.
Tipeku itu cowok tinggi, hitam manis, kekar, galan, nggak pengecut dan bermata elang gitu. Bukan kayak dia, yang punya mata sayu kecil gitu.
Sampai sekarang, nih ya…aku masih sering bertanya-tanya kenapa aku bisa suka sama dia…
???????????????????????????????????????????????????????????????
*ktuQhyry*
Danke,
Herzliche Grüβe
Rabu, 02 Juli 2008
Rangkuman Berita Selama Aku Nggak Beredar
Aku batal nonton sama 123 waktu itu...tapi sorenya dia malah main ke rumah dan ngobrol banyak. Meskipun nggak sendiri, dia datang sama Raf. But it was shocking me. Nggak nyangka dia dateng pas aku belum mandi sore begitu. Aku langsung panik dan teriak-teriak ke Mamaku...heboh, deh! Kayak nerima tamu agung gitu...hehe...
Berita kedua :
Aku berhasil masuk IPA!!!! Aaargh!! Alhamdulillah, akhirnya, semua tercapai! Tapi yang bakal susah, aku jadi sekelas sama 123. Yah, we'll see what will happen between us in that condition.
Yang penting, aku lega banget udah berhasil masuk IPA!!! Yesss!!!!
Nilaiku juga naik rata-rata. Kalau semester 1 kemarin jumlah semua nilaiku 1458, sekarang jadi 1483. Yeaaahh!!!
Berita ketiga :
Aku baru selesai outbound Senin kemarin. Satu kata :
ASYIIIIKKKKK!!!!
Asyik banget...gilagilagila...aku kan belum pernah outbound gitu. Jadi ini for the first time and it was very cool!!!!
Yang bikin agak bete, aku nggak ngobrol sama sekali sama 123 pas outbound itu. Selalu begitu kalu acara sekolahnya sama temen-temen sekolah sendiri. Tapi kalau gabung sama anak sekolah lain, dia pasti deket-deket terus seolah -olah pengen bilang ke orang-orang luar :
"Masithoh itu punya gua! Lo semua pada kagak boleh deketin dia!"
Ngapain, sih bertingkah kayak gitu? Nyebelin tauk! Ugh!
Aku kan jadi bingung. Akhirnya, pas perjalanan pulang di dalem bus, aku curhat sama Lia and Mytha tentang itu orang. Padahal, 123 itu duduknya di belakangku. Dia ngerasa nggak, ya? Ah, biarin! Sekalian biar dia tahu ku sebel sama sikapnya itu!
Gimana ntar kami di kelas bareng? I guess there will be some awkward situation happen between us.
Anyway...aku mengakhiri tahun pertama SMAku ini dengan baik...minus sebelnya aku sama 123 yang meskipun nyebelin tetep bikin aku klepek-klepek dan nggak bisa benci!
Science class at second grade of high, I'm coming!!
Danke, Herzliche Grüβe!
*LuvlyR*
Selasa, 17 Juni 2008
I'm Back!!!
Halo...
I'm back!!
After all my test, now I'm back!!
Anyway...test semester akhir nggak gitu sukses...I got remidial test for Biology. Huhu...I'm crying...
Yah...I'm sure that God has the better plan for me about that.
I know...inilah statistiknya :
Bio : remidi
Geo : free
Eko : free
Fis : remidi
Kim : free
Matik : free
Religion : free
Mandarin : free
That's the recent results. Yang lain belum diumumin...moga ja nggak nambah lagi...n semoga bisa tetep masuk IPA meskipun nilai IPAku begitu rucnahnya...kan di pelajaran sehari-harinya aku better. It doesnt matter about the final result, but how we get it, right?!
Tapi, ada sesuatu yang membuat semua terhapus...bentar lagi mau outbound...!!!
Outbound, outbound, teman-teman...
Hal yang entah bagaimana bisa mengobati rasa sakit karena remidial test Bio itu...aku awalnya nggak boleh ikut gitu sama ortu, tapi setelah ngebujuk-bujuk sambil cium-cium pot kesayangan Mama (nggak ngaruh, sih! Yang ada bibirku jadi jontor!)...aku boleh ikut...
Ngebayangin sunset di Teleng Ria sambil duduk-duduk di pasir sama anak-anak satu sekul...i'm gonna like it...apalagi bareng 123...
Aaargh!! I'm hoping it so bad...
Danke, Herzliche Grüβe!
*LuvlyR*
Kamis, 06 Maret 2008
Missed Communication!!
Aku sebenernya mau cerita di postingan di hari sebelum hari ini. Tapi, masih sebel aja buat nyeritain.
Aku bertengkar sama Mita! Huhuhu…
Iya, aku bertengkar sama dia. Masalah sepele, sih. Tapi, waktu dia ngomongin hal-yang-jadi-masalah-itu, aku pas lagi bete-betenya sama 123. Makanya, reaksi aku jadi over sebel dan jengkel sama Mita dan semua itu di account jadi dua kata penuh makna :
Aku marah!
Sebenernya, begitu aku pikir-pikir lagi masalahku…aku ini konyol banget. Masa cuman gara-gara masalah sepele begitu, aku harus marahan sih sama Mita??
Tapi, gimana juga yang namanya jealous itu nggak bisa di overcome dengan mudahnya seperti yang Si Beib saranin ke aku. It’s not that easy.
Mungkin bagi beberapa orang yang nggak ada di posisi aku, menganggap ini hanya masalah kecil dan nggak perlu diperbesar. Tapi, ntah kenapa waktu kejadiannya, keadaanku sama 123 yang lagi bete-betenya itu, kayak bikin masalah ini jadi keliatan besar.
Dan tahu nggak Mama bilang apa?
“Kamu itu hanya terlalu gengsi untuk mengakui kalau diri kamu itu konyol!”
Well, aku tahu. Tapi aku tetep aja belum bisa ngilangin jengkel dan sebel aku ke Mita secepet itu……
It’s not that easy indeed….
Herzliche Grüβe!
LRSM.Louphe